Sekolah Islam Terpadu Auliya Terbaik Di Ciputat

Sekolah islam terpadu ciputat ini sering disebut sebagai Sekolah Islam Terpadu Auliya (SIT). Jadi kalau tersebut sekolah dasar maka tidak jarang disingkat menjadi SDIT (Sekolah Dasar Islam Terpadu Auliya). Biasanya jam sekolah lebih panjang. Sehingga kerap disebut sebagai ‘full day school’. Karena masa belajarnya seharian maka melalui jam santap siang, sampai-sampai sekolah seringkali juga menyediakan santap siang.

Ini menandakan bahwa masyarakat semakin percaya dengan eksistensi Sekolah Islam Terpadu Auliya. Ketika semua calon wali siswa ditanya dalil menitipkan putra putrinya di Sekolah Islam Terpadu Auliya, rata-rata jawabannya sebab porsi pelajaran agama lebih banyak. Ya, mereka tentu punya asa besar supaya putra putrinya punya akhlak mulia, rajin ibadah, cerdas, mandiri, dan kreatif yang besok mampu menghadapi kendala zaman.

Memang benar, di SIT porsi pekerjaan penanaman imtaq (iman dan taqwa) waktunya lebih lama dari pada sekolah negeri maupun swasta umum. Ada pembelajaran beribadah secara rutin laksana sholat dan puasa sampai-sampai anak saat menginjak umur remaja telah terbiasa melakukannya sebab sudah dibuka dari jenjang PAUD. Anak pun dimotivasi untuk menyukai Al Qur’an melewati pengenalan huruf hijaiyah, hafalan surat-surat pendek (program tahfidz Al Qur’an) maupun pelaksanaan isinya.

  1. Guru dibina secara rutin

Guru adalahaktor utama yang paling menilai kualitas suatu sekolah. Di SIT, seluruh guru wajib mengekor pembinaan teratur seminggu sekali. Pembinaan itu dalam rangka menyusun pribadi guru supaya berakidah lurus, beribadah dengan benar, berakhlak kuat, dapat bekerja (mandiri), berwawasan luas, berbadan sehat dan kuat, mempunyai etos kerja tinggi, teratur urusannya, efektif dengan waktunya, serta bermanfaat untuk orang lain. Guru SIT diinginkan tidak melulu sekedar dapat mentransfer ilmu ke anak didik namun mereka mesti benar-benar dapat menjadi seorang pendidik yang pantas menjadi tauladan untuk anak didiknya.

  1. Ada upaya penambahan kompetensi guru

JSIT adalah wadah koordinasi unit-unit SIT yang senantiasa mengerjakan upaya penambahan kompetensi guru. Banyak program semacam seminar, workshop, DIKLAT, study banding, sarasehan, dan sebagainya yang tersebut semua pun wajib dibuntuti semua guru SIT.

  1. Ada penjaminan mutu

Mengingat semakin berkembangnya sekolah Islam yang berdiri dan tumbuh di segala penjuru distrik nusantara, butuh adanya standarisasi untuk SIT di bawah bendera JSIT Indonesia. Pada tahun 2017, JSIT Indonesia mulai menerapkan program penjaminan bobot internal melewati lisensi. Harapannya di samping kuantitas mesti ada garansi kualitas dan arah dari lisensi JSIT ini berupa sekolah percontohan atau sekolah model. Pemberian lisensi JSIT tidak mudah, di antara syaratnya yaitu telah terakreditasi A dari Dinas Pendidikan melewati Badan Akreditasi Nasional (BAN). Saat ini pengurus pusat JSIT Indonesia sudah menyiapkan sebanyak 118 asesor yang siap mengerjakan lisensi untuk unit SIT yang telah mengisi syarat. Ada 11 standar yang dinilai dalam program lisensi mencakup 8 standar dari dinas diperbanyak 3 standar dari JSIT.

  1. Keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam proses pendidikan.

Kesuksesan dalam mendidik anak tidak dapat lepas dari peran orang tua dan masyarakat. Maka SIT paling menekankan peran aktif orang tua atau wali murid supaya ikut peduli dengan edukasi putra putrinya. Mereka diajak bekerjasama mengadakan pekerjaan semacam parenting, pekerjaan sosial, atau melibatkan mereka dalam pekerjaan pembelajaran seperti memenuhi materi pekerjaan spesial day, menolong pelaksanaan pekerjaan idul qurban, manasik haji, dan sebagainya. Bahkan terdapat SIT yang sudah dapat melaksanakan kuliah parenting untuk wali siswa secara teratur dan teratur. SIT pun melibatkan masyarakat selama sekolah guna turut andil terhadap proses edukasi anak, contohnya dalam pengelolaan program PMTAS, kerjasama Posyandu, maupun memanfaatkan lingkungan masyarakat sebagai media pembelajaran.

  1. Memiliki program penyokong yang bervariasi.

Di samping program pembelajaran harian, SIT pun mempunyai program pekerjaan pendukung yang paling bervariatif sehingga dapat membuat anak tidak merasa jenuh belajar di SIT. Kegiatan penyokong ini dilakukan secara insidental dan khusus pekerjaan yang dilakukan di luar lingkungan sekolah tidak melibatkan orang tua, anak juga tumbuh menjadi individu percaya diri, mandiri, tertib terhadap aturan, pemberani serta dapat beradaptasi dengan lingkungan sosial baru.

INFORMASI & PENDAFTARAN

TKIT AULIYA

Jl Jombang Raya No. 39, Pondok Aren

KB-TK : (021) 745 2897

 

SD-SMP-SMAIT AULIYA

Jl Jombang Raya No. 49, Pondok Aren

SDIT : (021) 745 1055

SMPIT : (021) 745 9203

SMAIT : (021) 745 8939